Just another Blogdetik.com weblog
Januari 13th, 2009 oleh y4na
Wanita Ahli Surga Dan Ciri-Cirinya

Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.

Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Diantaranya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad : 15)

“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS. Al Waqiah : 10-21)

Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Qur’an yang mulia, diantaranya :

“Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al Waqiah : 22-23)

“Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (QS. Ar Rahman : 56)

“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqiah : 35-37)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :

“ … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Diantara yang didendangkan oleh mereka : “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan : “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi.” (Shahih Al Jami’ nomor 1557)


Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga

Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?

Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.

Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Diantara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :

1. Bertakwa.

2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.

3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.

4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.

5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.

6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.

7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.

8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.

9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.

10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.

11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.

12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).

13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.

14. Berbakti kepada kedua orang tua.

15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.

Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman :

“ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13).

Wallahu A’lam Bis Shawab.


Kaum feminis bilang susah jadi perempuan Islam, lihat saja peraturan dibawah ini :

1. Perempuan auratnya lebih susah dijaga dibanding laki-laki

2. Perempuan perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah, tetapi tidak sebaliknya.

3. Perempuan saksinya kurang dibanding laki-laki.

4. Perempuan menerima warisan kurang dari lelaki.

5. Perempuan perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

6. Perempuan wajib taat kepada suaminya tetapi suami tidak harus selalu taat pada istrinya.

7. Talak terletak di tangan suami, bukan isteri.

8. Perempuan kurang dalam beribadat karena masalah haid dan nifas yang tidak ada pada lelaki.

Makanya kaum feminis nggak capek-capeknya berpromosi untuk ‘Memerdekakan Perempuan Islam’.

Pernahkan kita lihat kenyataannya?

Benda yang mahal harganya tentu akan dijaga, dibelai, disimpan di tempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan dan permata tidak akan dibiarkan terserak. Itulah bandingan dengan seorang perempuan Islam.

Perempuan perlu taat kepada suami, tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya tiga kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah Ibu seorang perempuan?

Perempuan menerima pusaka kurang dari lelaki, tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya. Tetapi ketika lelaki menerima warisan, ia perlu menggunakannya untuk isteri dan anak-anaknya.

Perempuan perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia di do’akan oleh segala mahluk dan malaikat. Matinya jika karena melahirkan adalah syahid.

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap empat wanita ini ; Isterinya, Ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Manakalah seorang perempuan, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh empat orang lelaki ini ; suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

Seorang perempuan boleh memasuki pintu syurga melalui pintu mana saja yang disukainya cukup dengan empat syarat saja ; shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat pada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah. Tetapi perempuan jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya terhadap Allah SWT akan menerima pahala sebagaimana pahala orang pergi berperang tanpa perlu mengangkat senjata.

Begitulah sayangnya Allah terhadap perempuan.

Pernah Rasulullah SAW ditanya, siapakah yang harus dipatuhi setelah Allah dan RasulNya?

Rasul : Ibu-mu
Tanya : Setelah itu?
Rasul : Ibu-mu
Tanya : Setelah itu?
Rasul : Ibu-mu
Tanya : Setelah itu?
Rasul : Bapak-mu

Dalam riwayat lain, karena begitu kuatnya kewajiban anak terhadap Ibunya ; jika kita mendengar Ibu memanggil disaat kita shalat sunnah, maka kita dianjurkan membatalkan shalat sunnah tersebut dan memenuhi panggilan Ibu karena menjawab panggilan ibu itu wajib. Sedangkan shalat yang dilakukan itu hanya sunnah.

hanya sebuah wacana untuk diskusi

Januari 12th, 2009 oleh y4na

1. Asap
2. Dajjal
3. Binatang melata di bumi
4. Terbitnya matahari sebelah barat
5. Turunnya Nabi Isa A.S
6. Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
7. Gerhana di timur
8. Gerhana di barat
9. Gerhana di jazirah Arab
10. Keluarnya api dari kota Yaman menghalau manusia ke tempat pengiringan mereka.

Dajjal maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai hari kiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan ‘Ini adalah orang kafir’.

Asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.

Binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ard ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa A.S dan cincin Nabi Sulaiman A.S.

Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orang itu ‘Ini adalah orang yang beriman’. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah ‘Ini adalah orang kafir’.

Turunnya Nabi Isa. A.S di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh dajjal. Kemudian Nabi Isa A.S akan menjalankan syariat Nabi Muhammad S.A.W.

Yakjuj dan Makjuj pula akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulqarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut Thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walau pun setitik.
 http://img153.imageshack.us/img153/798/q…
Rasulullah S.A.W telah bersabda, ” Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit sahaja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi di merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq”

Berkata Ali bin Abi Talib, Akan datag di suatu masa di mana Islam itu hanya akan tinggal namanya sahaja, agama hanya bentuk sahaja, Al-Qur’an hanya dijadikan bacaan sahaja, mereka mendirikan masjid, sedangkan masjid itu sunyi dari zikir menyebut Asma Allah. Orang-orang yang paling buruk pada zaman itu ialah para ulama, dari mereka akan timbul fitnah dan fitnah itu akan kembali kepada mereka juga. Dan kesemua yang tersebut adalah tanda-tanda hari kiamat.”

Sabda Rasulullah S.A.W, “Apabila harta orang kafir yang dihalalkan tanpa perang yang dijadikan pembahagian bergilir, amanat dijadikan seperti harta rampasan, zakat dijadikan seperti pinjaman, belajar lain daripada agama, orang lelaki taat kepada isterinya, menderhakai ibunya, lebih rapat dengan teman dan menjauhkan ayahnya, suara-suara lantang dalam masjid, pemimpin kaum dipilih dari orang yang fasik, oarng dimuliakan kerana ditakuti akan tindakan jahat dan aniayanya dan bukan kerana takutkan Allah, maka kesemua itu adalah tanda-tanda kiamat.”

Januari 11th, 2009 oleh y4na

Januari 10th, 2009 oleh y4na

1. Hukum pacaran itu bagaimana sih? ….
2. Saya ingin tanya tentang pergaulan antara pria dan wanita menurut syariat islam! dan bagaimana hukumnya apabila tidak berpacaran namun bergaul dengan pria lain dan pria itu timbul perasaan terhadap kita walaupun kita tidak ingin dikatakan berpacaran dengan pria itu walaupun wanitanya lama-lama juga timbul perasaan tertarik pada pria tersebut? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya! …
3. Saya muslimah ingin menyakan tentang hukum pacaran saya pernah dengar katanya pacaran itu haram lalu bagi cowok untuk mengetahui sifat/karakter pujaannya bisa mengirim saudaranya untuk mengetahui nya(mohon koreksinya), lalu bagaimana dengan cewek? apakah juga perlu mengirimkan saudaranya untuk mengetahui sifat cowok pujaanya? …

Jawaban:

Dalam Islam, hubungan antara pria dan wanita dibagi menjadi dua, yaitu hubungan mahram dan hubungan nonmahram. Hubungan mahram adalah seperti yang disebutkan dalam Surah An-Nisa 23, yaitu mahram seorang laki-laki (atau wanita yang tidak boleh dikawin oleh laki-laki) adalah ibu (termasuk nenek), saudara perempuan (baik sekandung ataupun sebapak), bibi (dari bapak ataupun ibu), keponakan (dari saudara sekandung atau sebapak), anak perempuan (baik itu asli ataupun tiri dan termasuk di dalamnya cucu), ibu susu, saudara sesusuan, ibu mertua, dan menantu perempuan. Maka, yang tidak termasuk mahram adalah sepupu, istri paman, dan semua wanita yang tidak disebutkan dalam ayat di atas.

Uturan untuk mahram sudah jelas, yaitu seorang laki-laki boleh berkhalwat (berdua-duaan) dengan mahramnya, semisal bapak dengan putrinya, kakak laki-laki dengan adiknya yang perempuan, dan seterusnya. Demikian pula, dibolehkan bagi mahramnya untuk tidak berhijab di mana seorang laki-laki boleh melihat langsung perempuan yang terhitung mahramnya tanpa hijab ataupun tanpa jilbab (tetapi bukan auratnya), semisal bapak melihat rambut putrinya, atau seorang kakak laki-laki melihat wajah adiknya yang perempuan. Aturan yang lain yaitu perempuan boleh berpergian jauh/safar lebih dari tiga hari jika ditemani oleh laki-laki yang terhitung mahramnya, misalnya kakak laki-laki mengantar adiknya yang perempuan tour keliling dunia. Aturan yang lain bahwa seorang laki-laki boleh menjadi wali bagi perempuan yang terhitung mahramnya, semisal seorang laki-laki yang menjadi wali bagi bibinya dalam pernikahan.

Hubungan yang kedua adalah hubungan nonmahram, yaitu larangan berkhalwat (berdua-duaan), larangan melihat langsung, dan kewajiban berhijab di samping berjilbab, tidak bisa berpergian lebih dari tiga hari dan tidak bisa menjadi walinya. Ada pula aturan yang lain, yaitu jika ingin berbicara dengan nonmahram, maka seorang perempuan harus didampingi oleh mahram aslinya. Misalnya, seorang siswi SMU yang ingin berbicara dengan temannya yang laki-laki harus ditemani oleh bapaknya atau kakaknya. Dengan demikian, hubungan nonmahram yang melanggar aturan di atas adalah haram dalam Islam. Perhatikan dan renungkanlah uraian berikut ini.

Firman Allah SWT yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra: 32).

“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ….’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya …’.”
(An-Nur: 30–31).

Menundukkan pandangan yaitu menjaga pandangan, tidak dilepas begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan dapat dikatakan terpelihara apabila secara tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian menahan untuk tidak berusaha melihat mengulangi melihat lagi atau mengamat-amati kecantikannya atau kegantengannya.

Dari Jarir bin Abdullah, ia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah saw. tentang melihat dengan mendadak. Maka jawab Nabi, ‘Palingkanlah pandanganmu itu!” (HR Muslim, Abu Daud, Ahmad, dan Tirmizi).

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, “Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah).

“Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.” (HR Bukhari).

Rasulullah saw. berpesan kepada Ali r.a. yang artinya, “Hai Ali, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya! Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun berikutnya tidak boleh.” (HR Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi).

Al-Hakim meriwayatkan, “Hati-hatilah kamu dari bicara-bicara dengan wanita, sebab tiada seorang laki-laki yang sendirian dengan wanita yang tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya.”

Yang terendah adalah zina hati dengan bernikmat-nikmat karena getaran jiwa yang dekat dengannya, zina mata dengan merasakan sedap memandangnya dan lebih jauh terjerumus ke zina badan dengan, saling bersentuhan, berpegangan, berpelukan, berciuman, dan seterusnya hingga terjadilah persetubuhan.

Ath-Thabarani dan Al-Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah berfirman yang artinya, ‘Penglihatan (melihat wanita) itu sebagai panah iblis yang sangat beracun, maka siapa mengelakkan (meninggalkannya) karena takut pada-Ku, maka Aku menggantikannya dengan iman yang dapat dirasakan manisnya dalam hatinya.”

Ath-Thabarani meriwayatkan, Nabi saw. bersabda yang artinya, “Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita malainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan, seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya.”

Di dalam kitab Dzamm ul Hawa, Ibnul Jauzi menyebutkan dari Abu al-Hasan al-Wa’ifdz bahwa dia berkata, “Ketika Abu Nashr Habib al-Najjar al-Wa’idz wafat di kota Basrah, dia dimimpikan berwajah bundar seperti bulan di malam purnama. Akan tetapi, ada satu noktah hitam yang ada wajahnya. Maka orang yang melihat noda hitam itu pun bertanya kepadanya, ‘Wahai Habib, mengapa aku melihat ada noktah hitam berada di wajah Anda?’ Dia menjawab, ‘Pernah pada suatu ketika aku melewati kabilah Bani Abbas. Di sana aku melihat seorang anak amrad dan aku memperhatikannya. Ketika aku telah menghadap Tuhanku, Dia berfirman, ‘Wahai Habib?’ Aku menjawab, ‘Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah.’ Allah berfirman, ‘Lewatlah Kamu di atas neraka.’ Maka, aku melewatinya dan aku ditiup sekali sehingga aku berkata, ‘Aduh (karena sakitnya).’ Maka. Dia memanggilku, ‘Satu kali tiupan adalah untuk sekali pandangan. Seandainya kamu berkali-kali memandang, pasti Aku akan menambah tiupan (api neraka).”

Hal tersebut sebagai gambaran bahwa hanya melihat amrad (anak muda belia yang kelihatan tampan) saja akan mengalami kesulitan yang sangat dalam di akhirat kelak.

“Semalam aku melihat dua orang yang datang kepadaku. Lantas mereka berdua mengajakku keluar. Maka, aku berangkat bersama keduanya. Kemudian keduanya membawaku melihat lubang (dapur) yang sempit atapnya dan luas bagian bawahnya, menyala api, dan bila meluap apinya naik orang-orang yang di dalamnya sehingga hampir keluar. Jika api itu padam, mereka kembali ke dasar. Lantas aku berkata, ‘Apa ini?’ Kedua orang itu berkata, ‘Mereka adalah orang-orang yang telah melakukan zina.” (Isi hadis tersebut kami ringkas redaksinya. Hadis di ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).

Di dalam kitab Dzamm ul-Hawa, Ibnul Jauzi menyebutkan bahwa Abu Hurairah r.a. dan Ibn Abbas r.a., keduanya berkata, Rasulullah saw. Berkhotbah, “Barang siapa yang memiliki kesempatan untuk menggauli seorang wanita atau budak wanita lantas dia melakukannya, maka Allah akan mengharamkan surga untuknya dan akan memasukkan dia ke dalam neraka. Barang siapa yang memandang seorang wanita (yang tidak halal) baginya, maka Allah akan memenuhi kedua matanya dengan api dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam neraka. Barang siapa yang berjabat tangan dengan seorang wanita (yang) haram (baginya) maka di hari kiamat dia akan datang dalam keadaan dibelenggu tangannya di atas leher, kemudian diperintahkan untuk masuk ke dalam neraka. Dan, barang siapa yang bersenda gurau dengan seorang wanita, maka dia akan ditahan selama seribu tahun untuk setiap kata yang diucapkan di dunia. Sedangkan setiap wanita yang menuruti (kemauan) lelaki (yang) haram (untuknya), sehingga lelaki itu terus membarengi dirinya, mencium, bergaul, menggoda, dan bersetubuh dengannya, maka wanitu itu juga mendapatkan dosa seperti yang diterima oleh lelaki tersebut.”

‘Atha’ al-Khurasaniy berkata, “Sesungguhnya neraka Jahanam memiliki tujuh buah pintu. Yang paling menakutkan, paling panas, dan paling bisuk baunya adalah pintu yang diperuntukkan bagi para pezina yang melakukan perbuatan tersebut setelah mengetahui hukumnya.”

Dari Ghazwan ibn Jarir, dari ayahnya bahwa mereka berbicara kepada Ali ibn Abi Thalib mengenai beberapa perbuatan keji. Lantas Ali r.a. berkata kepada mereka, “Apakah kalian tahu perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Jalla Sya’nuhu?” Mereka berkata, “Wahai Amir al-Mukminin, semua bentuk zina adalah perbuatan keji di sisi Allah.” Ali r.a. berkata, “Akan tetapi, aku akan memberitahukan kepada kalian sebuah bentuk perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Tabaaraka wa Taala, yaitu seorang hamba berzina dengan istri tetangganya yang muslim. Dengan demikian, dia telah menjadi pezina dan merusak istri seorang lelaki muslim.” Kemudian, Ali r.a. berkata lagi, “Sesungguhnya akan dikirim kepada manusia sebuah aroma bisuk pada hari kiamat, sehingga semua orang yang baik maupun orang yang buruk merasa tersiksa dengan bau tersebut. Bahkan, aroma itu melekat di setiap manusia, sehingga ada seseorang yang menyeru untuk memperdengarkan suaranya kepada semua manusia, “Apakah kalian tahu, bau apakah yang telah menyiksa penciuman kalian?” Mereka menjawab, “Demi Allah, kami tidak mengetahuinya. Hanya saja yang paling mengherankan, bau tersebut sampai kepada masing-masing orang dari kita.” Lantas suara itu kembali terdengar, “Sesungguhnya itu adalah aroma alat kelamin para pezina yang menghadap Allah dengan membawa dosa zina dan belum sempat bertobat dari dosa tersebut.”

Bukankah banyak kejadian orang-orang yang berpacaran dan bercinta-cinta dengan orang yang telah berkeluarga? Jadi, pacaran tidak hanya mereka yang masih bujangan dan gadis, tetapi dari uisa akil balig hingga kakek nenek bisa berbuat seperti yang diancam oleh hukuman Allah tersebut di atas. Hanya saja, yang umum kelihatan melakukan pacaran adalah para remaja.

Namun, bukan berarti tidak ada solusi dalam Islam untuk berhubungan dengan nonmahram. Dalam Islam hubungan nonmahram ini diakomodasi dalam lembaga perkawinan melalui sistem khitbah/lamaran dan pernikahan.

“Hai golongan pemuda, siapa di antara kamu yang mampu untuk menikah, maka hendaklah ia menikah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih memelihara kemaluan. Tetapi, siapa yang tidak mampu menikah, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat mengurangi syahwat.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan Darami).

Selain dua hal tersebut di atas, baik itu dinamakan hubungan teman, pergaulan laki perempuan tanpa perasaan, ataupun hubungan profesional, ataupun pacaran, ataupun pergaulan guru dan murid, bahkan pergaulan antar-tetangga yang melanggar aturan di atas adalah haram, meskipun Islam tidak mengingkari adanya rasa suka atau bahkan cinta. Anda bahkan diperbolehkan suka kepada laki-laki yang bukan mahram, tetapi Anda diharamkan mengadakan hubungan terbuka dengan nonmahram tanpa mematuhi aturan di atas. Maka, hubungan atau jenis pergaulan yang Anda sebutkan dalam pertanyaan Anda adalah haram. Kalau masih ingin juga, Anda harus ditemani kakak laki-laki ataupun mahram laki-laki Anda dan Anda harus berhijab dan berjilbab agar memenuhi aturan yang telah ditetapkan Islam.

Hidup di dunia yang singkat ini kita siapkan untuk memperoleh kemenangan di hari akhirat kelak. Oleh karena itu, marilah kita mulai hidup ini dengan bersungguh-sungguh dan jangan bermain-main. Kita berusaha dan berdoa mengharap pertolongan Allah agar diberi kekuatan untuk menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya. Semoga Allah menolong kita, amin.

Adapun pertanyaan berikutnya kami jawab bahwa cara mengetahui sifat calon pasangan adalah bisa tanya secara langsung dengan memakai pendamping (penengah) yang mahram. Atau, bisa melalui perantara, baik itu dari keluarga atau saudara kita sendiri ataupun dari orang lain yang dapat dipercaya. Hal ini berlaku bagi kedua belah pihak. Kemudian, bagi seorang laki-laki yang menyukai wanita yang hendak dinikahinya, sebelum dilangsungkan pernikahan, maka baginya diizinkan untuk melihat calon pasangannya untuk memantapkan hatinya dan agar tidak kecewa di kemudian hari.

“Apabila seseorang hendak meminang seorang wanita kemudian ia dapat melihat sebagian yang dikiranya dapat menarik untuk menikahinya, maka kerjakanlah.” (HR Abu Daud).

Hal-hal yang mungkin dapat dilakukan sebagai persiapan seorang muslim apabila hendak melangsungkan pernikahan.
1. Memilih calon pasangan yang tepat.
2. Diproses melalui musyawarah dengan orang tua.
3. Melakukan salat istikharah.
4. Mempersiapkan nafkah lahir dan batin.
5. Mempelajari petunjuk agama tentang pernikahan.
6. Membaca sirah nabawiyah, khususnya yang menyangkut rumah tangga Rasulullah saw.
7. Menyelesaikan persyaratan administratif sesui dengan peraturan daerah tempat tinggal.
8. Melakukan khitbah/pinangan.
9. Memperbanyak taqarrub kepada Allah supaya memperoleh kelancaran.
10. Mempersiapkan walimah.

Januari 9th, 2009 oleh y4na

Pernikahan merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Hal ini tersurat dalam firman Allah:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaany-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenis kamu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadiakn-Nya diantaramu rasa kasih dan saying. Sesuangguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Qr-Ruum:21)

وَأَنكِحُوا الْأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاء يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah oran-prang yang sendirian di antara kamu dan mereka yang berpekerti baik, termasuk hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan.” (QS An-Nuur:32)
Dari firman tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa perkawinan merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Allah. Lantas perkawinan seperti apakah yang sesuai dengan syariat islam, dan apa saja rukun dan syarat dari sebuah perkawinan? Berikut kami uraikan sedikit tentanf rukun, syarat dan larangan dalam perkawinan menurut ajaran Islam:

Rukun Perkawinan
Setiap ibadah tentunya mempunyai rukun dan syarat, agar ibadah tersebut sah dan sesuai dengan ajaran islam. Dalam konteksnya dengan perkawinan, rukun dari sebuah pernikahan adalah:

a.    Adanya calon mempelai pria dan wanita
b.    Adanya wali dari calon mempelai wanita
c.    Dua orang saksi dari kedua belah pihak
d.    Adanya ijab; yaitu ucapan penyerahan mempelai wanita oleh wali kepada mempelai pria untuk dinikahi
e.    Qabul; yaitu ucapan penerimaan pernikahan oleh mempelai pria (jawaban dari ijab)

Syarat Pernikahan

Setiap rukun yang ada harus memiliki syarat-syarat tertentu. Hal ini demi sahnya sebuah pernikahan. Adapun syarat-syarat pernikahan tersebut adalah:

a.    Mempelai pria:

•    Beragama Islam
•    Tidak ada paksaan
•    Tidak beristri empat orang
•    Bukan mahram mempelai wanita
•    Tidak memiliki istri yang haram dimadu dengan calon mempelai wanita
•    Calon istri tidak haram dinikahi
•    Tidak sedang ihram haji atau umrah
•    Cakap melakukan hokum rumah tangga
•    Tidak ada halangan pernikahan

b.    Mempelai wanita

•    Wanita (bukan banci)
•    Beragama islam
•    Member ijin kepada wali untuk dinikahkan
•    Tidak bersuami atau dalam masa iddah
•    Bukan mahram mempelai pria
•    Belum pernah di li’an oleh calon suami
•    Jelas orangnya
•    Tidak sedang dalam ihram haji atau umrah
c.    Tidak ada halangan pernikahan

c.   Seseorang dinyatakan tidak terhalang pernikahannya karena:

•    Hubungan darah terdekat (nasab)
•    Hubungan persusuan (radla’ah)
•    Hubungan persemendaan (mushaharah)
•    Talak ba’in kubra
•    Permaduan
•    Beristri 4 orang
•    Li’an
•    Masih bersuami atau dalam masa iddah
•    Mempelai pria yang non-muslim
•    Ihram haji atau umrah

d.    Wali mempelai wanita

•    Pria
•    Beragama islam
•    Mempunyai hak atas perwalian
•    Tidak ada halangan untuk menjadi wali

e.  Saksi

•    Dua orang pria
•    Beragama islam
•    Baligh
•    Hadir dalam acara akad nikah
•    Mengerti arti dan maksud pernikahan

f.   Syarat akad nikah

•    Adanya ijab dari eali mempelai wanita
•    Adanya qabul oleh mempelai pria
•    Ijab menggunakan kata-kata nikah atau yang searti dengannya
•    Ijab dan qabul harus jelas dan saling berkaitan
•    Ijab dan qabul dalam satu majlis
•    Tidak sedang dalam ihram haji atau umrah

Larangan Pernikahan

Selain rukun dan syarat penikahan, ada juga hal yang harus diperhatikan dalam sebuah pernikahan. Pernikahan dianggap batal apabila ada larangan dalam pernikahan. Larangan dalam pernikahan yang dimaksud adalah:

a.    Adanya hubungan mahram antara kedua mempelai
b.    Tidak terpenuhinya rukun pernikahan
c.    Terjadi pemurtadan

Semoga tulisan yang tidak seberapa ini dapat berguna bagi kita semua, terutama saudara-saudara seiman yang ingin melangsungkan pernikahan.

Januari 7th, 2009 oleh y4na

Nama-nama Untuk laki-laki
Huruf A
No. Nama Artinya
01. Amin Pemengang Amanat
02. Anis Ramah tamah dalam pergaulan
03. Amanullah Keamanan dari Allah
04. Akram Lebih Mulia
05. Ahmad Terpuji
06. Ad-ham (1) Tali rantai, (2) Peninggalan Kuno
07. Aslam (1) Lebih selamat, (2) Masuk Islam
08. Arsalan Nama seorang tokoh Islam
09. Aiman Kanan
10. Arhab Memanjakan
11. As’ad Bahagia
12. Adib Beradab
13. Addar Quthni Seorang imam perawi hadist
14. Attirmidzi Imam perawi hadist
15. Aththobarani Imam perawi hadist
16. Al Baihaqi Imam perawi hadist
17. Annasai Imam perawi hadist
18. Asyraf Lebih mulia
19. Amir Penguasa - pemimpin
20. Anas Mesra - periang
21. Althaf Lebih lembut
22. Amjad Lebih mulia
23. Ahnaf Lebih suci (Lurus)
24. Anwar Lebih bersinar
25. Arhab Lebih lebar dan luas
26. Azhar Lebih cerah
27. Aufa Lebih tepat
28. Anjab Lebih utama dan bernilai
29. Akhdan Sahabat
30. Akmal Lebih lengkap (sempurna)
31. Abrar Golongan yang berbuat kebajikan
32. Aflah Lebih sukses
33. Anshar Kaum Anshar sahabat Nabi saw
34. Amrullah Perintah Allah
35. Asad Singa
36. Afdhol Lebih Utama
37. ‘Aashim Menjauhi maksiat
38. ‘Aamir Memakmurkan
39. ‘Atiq (1) Ka’bah (2) yang dimerdekakan
40. ‘Adli Adil
41. ‘Arif Arif bijaksana
Nama-nama Untuk laki-laki
Huruf B
No. Nama Artinya
01. Basil (1) Singa (2) Pemberani
02. Badar Bulan Purnama
03. Badruddin Bulan purnama agama
04. Bariq Bercahaya - kemilau
05. Bassam Selalu senyum
06. Basim Tersenyum
07. Basyir Pemberi kabar gembira
08. Bahauddin Keindahan agama
09. Bahir Elok
10. Badri Mempercepat jalannya
11. Bahi Indah
12. Burhan Dalil - Bukti - Cahaya
13. Bakri Pagi-pagi benar
14. Baqir Pembelah
15. Burhanuddin Dalil (cahaya) agama
16. Bakir Pagi-pagi benar
17. Bariz Menonjol
18. Bisyir Berita gembira
19. Banan Ujung jari
20. Badil Pengganti
21. Baliq Fasih
22. Budair Berjalan cepat
23. Buraid Dingin
24. Bukhori Imam perawi hadist
25. Badruttamam Bulan purnama
26. Badruzzaman Bulan purnama bagi jaman
Huruf D
No. Nama Artinya
01. Dzakwan Harum semerbak
02. Dziyab (1) Memperoleh harta. (2) Serbuan
03. Dziban Penghalau
04. Dzulfiqar Nama Pedang Rasulullah saw
05. Dhafir Menang
06. Dhahir Yang membantu
07. Dhiaulhaq Sinar (cahaya) hak
08. Dhia Sinar - cahaya
09. Dhamir Yang langsing
10. Dhaifullah Tamu Allah
Nama-nama Untuk laki-laki
Huruf F
No. Nama Artinya
01. Faiz Menang
02. Falah Sukses - beruntung - jaya
03. Falih Yang sukses
04. Fakhri Kebanggaan
05. Farid (1) Tunggal (2) Permata yang mahal
06. Fauzan Kemenangan
07. Faisal Pemisah antara hak dan batil
08. Fuad Benak - jantung hati
09. Fuhaid Harimau
10. Fahim Memahami
11. Faraj (1) Kelonggaran (2) Pelepasan
12. Fauhad Anak kecil yang gemuk
13. Fagih Ahli fiqih
14. Faris Penunggang kuda
15. Faruq Pembeda antara hak dan batil
16. Farhan Bergembira
17. Fadhil Mulia
18. Fauzi Kemenangan
19. Fahd Harimau
20. Faiq Yang mengungguli
21. Fakhir (1) Kebesaran. (2) Yang baik
22. Fathi Pembuka
23. Fahmi Pemahaman
24. Fikri Pemikiran
25. Furqon Pembeda hak dengan batil
26. Fakhruddin Kebanggaan agama
27. Fadhlurrahman (1) Keutamaan dari Allah (2) Anugrah Arrahman
28. Fajari Waktu fajar
29. Fadholi Kelebihan - keutamaan
Huruf G
No. Nama Artinya
01. Ghufron Pengampunan
02. Ghozi Prajurit dimedan perang
03. Ghalib Menang
04. Ghonim Yang mendapat keuntungan
05. Ghassan Nama suku arab
01. Hatim Murni
02. Hazim Orang yang teliti
03. Hamdi Pujian
04. Haidar Singa
05. Hafidh (1) Pemelihara (2) Penghafal
06. Husam Pedang yang tajam
07. Hanif Muslim yang teguh - lurus
08. Hamid Yang memuji
09. Hamdan Yang memuji
10. Hassan Bagus
11. Hammadi Pemuji
12. Hamdun Pujian
13. Hibban Ibnu Hibban Pewari Hadist
14. Husni Indah
15. Helmi Sabar dan berakal
16. Hanafi Pengikut Imam Abu Hanifah
17. Hanbali Pengikut Imam Ahmad bin Hambal
18. Hasyim (1) Pemurah (2) Pemecah sesuatu
19. Hawari Pengikut setia
20. Hilal Bulan sabit
21. Hadi Penunjuk jalan
22. Hani’ Yang mengucapkan selamat
23. Hammam Yang mempunyai kemauan keras
24. Hisyam Kemurahan
25. Humam (1) Maharaja (2) Singa
26. Hajid Yang Shalat tahajjud
27. Hibatullah Anugrah Allah
28. Hamdan Penetap disuatu tempat
29. Hauzan Mahluk Manusia
30. Huwaidi Kembali kepada yang hak
31. Habibi Kesayanganku
Huruf I
No. Nama Artinya
01. ‘Izzuddin Kemuliaan agama
02. ‘Ismat Kekuatan menjauhi maksiat
03. ‘Irfan Pengetahuan
04. ‘Imran Nama ayahanda Maryam as
05. ‘Isom Maksum
06. ‘Imaduddin Tiang agama
07. Ihsan Kebaikan
08. Imam Pemimpin
09. Iqbal Pujangga Muslim
10. Ikhlas Ikhlas
11. Iyad Gunung yang sukar didaki
12. Iman Keimanan
13. Ilham Isyarat yang baik
14. Irsyad Petunjuk
15. Ijlal Terhormat - Mulia
16 Isyraf Pengawasan
01. Jamil Indah
02. Jamal Keindahan
03. Jauhar Permata
04. Jamaluddin Keindahan agama
05. Jihad Perjuangan
06. Junaid Tentara
07. Jubair Nama Ulama Besar
08. Jalal Keagungan
09. Jawahir Permata-permata
10. Jiyad Yang Baik
11. Juhair Suara Nyaring - Lantang
12. Jasim Badan - Fisik
13. Jibril Malaikat Jibril
14. Jawad Pemurah
15. Jam’an Dua pasukan
16. Jarullah Tetangga Allah
17. Jubran Nama Sastrawan
18. Jasir Keberanian
19. Jaiz Boleh
20. Jadid Baru
21. Jamhari Kelompok manusia
22. Jundi Prajurit
Huruf K
No. Nama Artinya
01. Kamal Kesempurnaan
02. Kamaluddin Kesempurnaan agama
03. Kamil Sempurna
04. Kadhim Menahan Diri
05. Khairuddin Kebaikan Agama
06. Khairullah Kebaikan (dari) Allah
07. Khalis Murni
08. Khattab Ahli pidato
09. Khatib Orang yang berkhotbah
10. Khaldun Nama seorang ahli sejarah
11. Khairi Kebaikan
12. Khalil Kesayangan
13. Khabir Yang mengetahui dengan sebenarnya
14. Khozin (1) Penyimpan harta (2) Bendahara
15. Khosyi’ Orang yang khusyu’ dalam shalat
16 Khodhi’ Orang yang rendah hati
17. Khidhir Orang shaleh kawan nabi Musa as
18. Khalaf (1) Anak yang baik (2) Pengganti (3) Ulama
19. Khairon Kebaikan
Huruf L
No. Nama Artinya
01. Labib Sehat akal dan cerdik
02. Luthfi Lembut
03. Luqman Nama orang yang bijaksana
04. Lami’ Mengkilat
05. Luqmanul hakim Luqman yang bijaksana
Huruf M
No. Nama Artinya
01. Maajid Mulia
02. Ma’mun Aman
03. Muhyiddin Yang menghidupkan agama
04. Mar’ie Terpelihara
05. Masyhur Kesohor
06. Majdi Kemuliaan
07. Mukhtar Terpilih
08. Mas’ud Bahagia
09. Murtadho Diridhoi
10. Marwan (1) urusan yang lurus (2) Seorang Khalifah dari
Bani Umayyah
11. Mustafa Pilihan
12. Maalik Yang memiliki
13. Mubarak Yang diberkahi
14. Mujahid Pejuang
15. Majduddin Kemuliaan agama
16. Mahbub Disukai - Dicintai
17. Muhsin Yang berbuat kebaikan
18. Mahmud Terpuji
19. Mursyid Pemberi petunjuk jalan
20. Muslim Seorang Muslim
21. Mu’min Seorang yang beriman
22. Muammar Berumur panjang
23. Mahrus Yang dijaga
24. Mudrik Berakal - Memahami
25. Ma’ruf (1) Kebaikan (2) Yang dikenal
26. Mundzir Pemberi peringatan
27. Mustajab Terkabul do’anya
28. Marzuq Yang diberi rezeki
29. Muin Penolong
30. Maliki Penganut mazhab Imam Malik
31. Mansur Yang dimenangkan
32. Munadi Yang berseru
33. Murfid Penolong
34. Mahir Pandai - Cakap
35. Miftah Kunci
36. Munir Bersinar
37. Munawir Yang ikut latihan militer
38. Munawwir Pemutih dengan kapur
39. Mufrih Penggembira
40. Mu’tashim Terpelihara dari dosa
41. Mukarrom Yang Mulia
42. Mus’ad Yang dibahagiakan
43. Mahdi Yang mendapat Hidayah
44. Mushoddaq Dapat dipercaya
45. Mushoddiq Yang mempercayai
46. Muhtarom Yang terhormat (di hormati)
47. Muhajir Yang berhijrah
48. Misbah Pelita - Lampu
49. Misbahuddin Pelita agama
50. Muntashir Yang menang
51. Muflih Yang sukses - Jaya
52. Mushlih Yang memperbaiki
53. Mu’afa Yang selamat - sehat
54. Mukhlis Yang Ikhlas
55. Mukhlas Yang Ikhlas
56. Munif Tinggi Kedudukannya - Menonjol
57. Marjan Batu permata marjan
58. Ma’shum Terhindar dari dosa
59. Maimun Yang diberkahi
60. Mustaqim Lurus
61. Marsa Pelabuhan
62. Musyif Pengawas
63. Makarim Bersifat mulia
64. Muthliq Pemberi sesuatu
65. Mamduh Yang dipuji
66. Mazru’i Yang ditanami
67. Mubasysyir Pemberi kabar gembira
68. Mastur Tertutup - dirahasiakan
69. Musyaffa’ Memperoleh syafa’at
70. Mudhoffar Yang dimenangkan
71. Muthohhar yang disucikan
72. Masy’al Tempat menyalakan Api
73. Ma’lum Yang diketahui
74. Ma’mur Makmur
75. Muzakki (1) Yang mengeluarkan Zakat (2) Yang
Membersihkan diri
76. Murad Kemauan
77. Mahfudh Terpeliharan - terjaga
78. Mukhbit Tunduk patuh
79. Muqsith Berbuat adil
80. Mutawakkil Yang bertawakal
81. Mutawalli Yang menangani jabatan atau urusan
82. Mahasin Kebaikan- kebaikan
83. Muti’ yang selalu taat
84. Mufid Memberi manfaat
85. Manaf Gunung yg tinggi - Yg Mengungguli lainnya
86. Munib Yang berinabah (kembali) kejalan Allah
87. Muwaffaq yang mendapat Taufiq (restu)
88. Mustaghfirin Orang-orang yang beristighfar
89. Musaid Pembantu - Penolong
Huruf N
No. Nama Artinya
01. Nashir Penolong
02. Nashiruddin Penolong Agama
03. Nashrullah Kemenangan dari Allah
04. Nail Yang suka memberi
05. Nu’man Kenikmatan
06. Nuruddin Cahaya Agama
07. Nadhir Indah - elok
08. Naufal Dermawan
09. Nadi Tempat pertemuan
10. Naji (1) Selamat (2) Onta yang lari cepat
11. Naif (1) Berkedudukan (2)Menonjol
12. Nashif (1) Adil (2)Insaf (3) Pelayan
13. Nizar (1) Sedikit berbicara (2) Sedikit memberi
14. Na’im Kenikmatan
15. Nuri Bercahaya
16. Nabih Cerdik - Mulia
17. Nabil Cerdik - Mahir
18. Najmi Bintang
19. Nadhmi Teratur (disiplin)
20. Nasih Setia - Loyal - Ikhlas
21. Nadir Jarang
22. Nawwaf Yang menonjolkan
23. Nadim Teman minum
24. Nashir Pembela
25. Nafil Tambahan
26. Nazih Bersih dari noda cacat
27. Nidham Peraturan
28. Najib Mulia - Utama -bernilai
29. Nadhim Pengatur
30. Nasim Angin Sepai - sepoi
31. Nawwar Pemberi cahaya
32. Nafis Berharga
33. Nabhan Mulia - terkenal
34. Najmuddin Bintang agama
35. Nadhif Bersih
36. Nahid Anak dalam masa puber
Huruf Q
No. Nama Artinya
01. Qosim Ganteng - Yang membagi
02. Qoid Pemimpin
03. Qutub (1) Nama Pemimpin (2) Kutub
04. Qani’ Puas
05. Qosiim (1) Yang molek (2) Bahagian
06. Quraisy Suku bangsa arab asal Rasulullah saw
Huruf R
No. Nama Artinya
01. Rajih Timbangan yang mantap
02. Rafi’ Tinggi
03. Rahmatullah Rahmat Allah
04. Rusydi Penunjuk jalan lurus
05. Ridhwan Keridhoan Allah
06. Rifqi Kawan pendamping
07. Riyadh Taman
08. Rasyid Mendapat petunjuk
09. Rosyid Memberi petunjuk
10. Roja’ Harapan
11. Raihan Tumbuhan yang harum
12. Rahmi Belas kasih
13. Rosyad Petunjuk jalan lurus
14. Rafid (1) Penolong (2) Pengawal
15. Rizqullah Rizki dari Allah
16. Ramadhan Bulan ramadhan
17. Rafii’ Tinggi derajatnya
18. Ridho Keridhoan
19. Rajab Bulan rajab
20. Roid Pemimpin
21. Rozin Serius dalam prilaku
22. Robii’ Musim semi
23. Rabbani Karena Allah semata-mata
24. Rahid Lembut
25. Rofiq Kawan akrab
26. Rafif Berahlak baik
27. Rosyiq Bentuk tubuh yang indah
28. Rodhi Merasa ridho
29. Roji Berpengharapan
30. Robih Beruntung
Huruf S
No. Nama Artinya
01. Sulthan (1) Sultan (2) Bukti yang kuat
02. Sabiq (1) Yang mengalahkan (2)Yang mendahului
03. Sami Tinggi kedudukannya
04. Samir Teman ngobrol
05. Surur Kegembiraan
06. Sa’di Bahagia
07. Sufyan Nama tokoh Ulama
08. Saif Pedang
09. Salam Keselamatan - keamanan
10. Sa’ud Bahagia
11. Said Bahagia
12. Salim Selamat
13. Sunni Penganut ajaran sunah nabi saw
14. Siraj Lampu - Pelita
15. Sirajuddin Pelita agama
16. Suud Bahagia
17. Sa’dun Bahagia
18. Samih Lemah lembut - Toleran
19. Saifuddin Pedang agama
20. Saiful Islam Pedang Islam
21. Samah Toleransi
22. Sadad Bertindak tepat
23. Sunbul (1) Tangkai (2) Nama Binatang
24. Sayid Tuan - Kepala kaum
25. Samhari Lembing yang keras
26. Sadid Benar - tepat
27. Sajid Orang yang bersujud
28. Satir Orang yang menutupi Aib dan dosa
29. Sahar Akhir malam sebelum fajar
30. Syarif Mulia
31. Syauqi Rinduku
32. Syafiq Belas Kasih
33. Syahir Kesohor
34. Syukri Bersyukur
35. Syakir Bersyukur
36. Sya’ban Bulan Sya’ban
37. Syahid Mati Syahid
38. Syafi’ Memberi syafa’at
39. Syakib Nama Tokoh Muslim
40. Syarifuddin Kemuliaan Agama
41. Syadi Pandai bersyair dan bernyanyi
42. Syahin Burung yang panjang sayapnya
43. Syammas Pelayan ibadah
44. Syabibi Berusia antara 15 dan 30 tahun
45. Syamil Menyeluruh
46. Syamlan Memilih kurma yang masak
47. Syihab Pecahan bintang - meteor
48. Syarahil Nama khabilah
49. Syaiban Mendung bersalju
50. Syuja’ Pemberani
51. Syaraf Kemuliaan
52. Syafii Penganut Imam syafii
53. Syafi Penyembuh
54. Syarbini (1) nama Pohon (2) nama Ulama besar
55. Syuruq Terbitnya matahari
56. Syamsulhadi Matahari petunjuk
57. Syamsuddin Matahari Agama
58. Syihabuddin Pecahan Bintang (meteor) agama
59. Shodiq Benar - Jujur
60. Shabri Sabar
61. Shabur Penyabar
62. Shobir Penyabar
63. Shidqi Benar - jujur
64. Shiddiq Membenarkan
65. Shaleh Baik
66. Shalah Perbaikan - kebaikan
67. Shalahuddin Kebaikan agama
68. Shobhi Pagi hari
69. Shofwan (1) Teman akrab (2) Cinta Ikhlas
70. Shaddam Benturan
71. Shorim (1) Berani (2) Pedang Tajam (3) Singa
72. Shafar Bulan Safar
73. Shoib Tepat mengenai sasaran
74. Shohib Teman
75. Shabban Pembuat sabun
76. Shofi Jernih
Huruf T
No. Nama Artinya
01. Tajuddin Mahkota agama
02. Taqiuddin Takwa dalam agama
03. Taufiq Taufiq limpahan Allah
04. Tamim Orang yang kuat
05. Taisir Kemudahan
06. Tauhid Kemurnian Iman (keesaan Allah)
07. Taqi Bertakwa
08. Tahsin Perbaikan
09. Tamam Sempurna
10. Taufiq Alhakim Taufiq (Allah) yang Hakim (bijaksana)
11. Taufiq Arrahman Taufiq (Allah) Maha Pengasih
12. Thoriq Orang yang mengetuk malam hari
13. Thalal Keindahan - keadaan yang baik
14. Thilal (1) Embun (2) Hujan rintik-rintik
15. Thalib (1) Penuntut Ilmu (2) yang mencari
16. Thaha Dua huruf permulaan surat
17. Thomi Tinggi
18. Thahir Bersih - Suci
19. Thoyyib Baik
20. Thufail Lembut - Halus
21. Tsabit Yang tetap
22. Tsawab Pahala
23. Tsauban Kembali berkumpul
24. Tsamud Kaum nabi Shaleh as
25. Tsaqib Jitu
Huruf U
No. Nama Artinya
01. ‘Ubaid Hamba
02. ‘ Uwamir Nama Orang dahulu
03. ‘Ushaim Memelihara dari keburukan
04. ‘Umair Nama orang dahulu
05. ‘Ulwan Tinggi
06. ‘Umron (1) Pembangunan (2) Ramai Penduduk
07. ‘Ujab Keajaiban
Huruf W
No. Nama Artinya
01. Wajih Orang yang berkedudukan
02. Wail Yang kembali (berlindung) Kepada Allah
03. Waliuddin Penolong (pembela) Agama
04. Washif Punya Sifat tertentu
05. Wahid Sendirian
06. Wisam (1) Bintang Kehormatan (2) Medali
07. Wafi Sempurna
08. Wajdi Cinta - Gembira - Kaya - Kuasa
09. Washil Menyambung hubungan kekeluargaan
10. Wasim Rupawan
11. Wafir Lengkap - banyak kebaikannya
12. Wahib Banyak memberi
Huruf Y
No. Nama Artinya
01. Yaasiin Ayat pertama surat yaasiin
02. Yazid Bertambah - Lebih
03. Yaasir Orang yang mudah
04. Yasykur Bersyukur
05. Yusron Kemudahaan
Huruf Z
No. Nama Artinya
01. Zaki (1) Tumbuh dengan baik (2) Bersih
02. Zuhair (1) bercahaya (2)Keindahaan
03. Zufar (1) Singa (2) Pemberani (3) Pemurah
04. Zahid (1) Rendah hati (2) Tidak rakus dunia
05. Ziyad Suatu kelebihan
06. Zahir (1) Cemerlang (2) Warna cerah
07. Zahran (1) Bunga (2) Keindahan
08. Zamir Anak kecil yang cantik
09. Zumar Anak kecil yang cantik
10. Zain Bagus
11. Zainuddin Kebagusan Agama
12. Zainulabidin Kebagusan para penyembah Allah
13. Zainularifin Kebagusan orang-orang arif
14. Zainulmuttaqin Kebagusan orang-orang bertakwa
15. Zaqhlul Nama tokoh Mesir
16. Zaidan Tambahan - Kelebihan
17. Zuhdi (1) Rendah hati (2) Tidak rakus dunia
18. Zaidun Tambahan - Kelebihan

Nama-nama Untuk Perempuan
Huruf A
No. Nama Artinya
01. Asma Putri Abubakar Assidiq Ra
02. Amani Cita-cita, Keinginan
03. Amjad Mulia
04. Asmahan Nama Tokoh Wanita
05. Ahlam Impian
06. Adibah Beradab
07. Aminah Dapat dipercaya
08. Aaminah Dapat dipercaya - Aman
09. Amirah Ratu
10. Asiah (1). Istri Firaun (2) Obat
11. Asiilah Lemas dan Halus
12. Arwa Memberi Minum sampai puas
13. Anisah Teman Penghibur
14. Afnan Pepohonan Yang berbuah
15. Azhaar Bunga-bunga
16. Afrah Hiburan-Kesenangan
17. Alifah Ramah tamah dalam bersahabat
18. Asirah Tawanan Perang
19. Aamal Harapan-harapan
20. Arikah Pelaminan
21. Arafah Padang ‘Arafat
22. Aliyah Tinggi
23. ‘Aidah Kembali berhari raya
24. ‘Adawiyah Seorang wanita Sufi
25. ‘Afifah Punya harga diri
26. ‘Alilah Yang memakai wewangian
27. ‘Aisyah Istri Rasulullah saw
28. ‘Azizah Perkasa - Mulia
29. ‘Afaf Punya Harga diri
30. ‘Atikah (1) Pemurah (2) Yang murni
31. ‘Afra’ Malam 13 Purnama
32. ‘Amimah Tubuh lenjang
33. ‘Adilah Adil, Yang sebaya
34. ‘Anan Awan - Cakrawala
35. ‘Aathifah (1) Belas Kasih (2) Perasaan
36. ‘Athiyyah Pemberian
37. ‘Ainiyah Pohon rimbun yang bersemi
38. ‘Aabidah Tekun beribadah
39. ‘Aathirah Harum
40. ‘Aafiyah Sehat - Selamat
41. ‘Asla’ Bergerak lunak
44. ‘Asilah Penyapu minyak wangi
45. ‘Ariqoh (1) Baik budi, (2) Mulia asalnya
46. ‘Anbar Wangi-wangian
47. ‘Akifah Wanita yang beri’tikaf dimasjid
Huruf B
No. Nama Artinya
01. Badriyah Bulan Purnama
02. Badilah Pengganti
03. Bahirah Elok - Indah
04. Basimah Selalu senyum
05. Basmah Seyuman
06. Bahjah (1) Kesenangan (2) Keindahan
07. Bahiyah Cemerlang - Indah
08. Basyirah Pemberi Kabar gembira
09. Barokah Berkah
10. Bustan Taman - Kebun
11. Bahijah (1) Kesenangan (2) Keindahan
12. Balqis Ratu Istri Nabi Sulaiman As
13. Badi’ah Indah
14. Bashirah Bijaksana - Berakal
15. Bayyinah Bukti - Dalil
16. Bakhitah Orang yang beruntung
17. Busyra Kabar gembira
18. Burairah Berbakti - berbuat baik
19. Buraidah Dingin
20. Burdah Mantel
21. Bassamah Selalu Senyum
22. Bari’ah Mahir - Cantik
23. Bananah Ujung jari jemari
24. Bahirah Elok
25. Barizah Menonjol
Huruf D
No. Nama Artinya
01. Da’iyah Juru Dakwah
02. Da’amah Tiang - Pilar
03. Dalilah (1) Bukti (2) Penunjuk Jalan
04. Daimah Tetap - Langgeng
05. Dianah Agama
06. Durroh Mutiara
07. Durrotul Hikmah Mutiara Hikmah
08. Durrotun Nasihah Mutiara Nasihat
09. Dalal Petunjuk
10. Daliah Alat Pengambil Air
11. Durriyah Cahaya Mutiara
12. Daniah Buah yang mudah dipetik
13. Dawamah Terus menerus
14. Daulah Kerajaan
15. Darin Nama Bunga
16. Dinar Uang Mas
17. Dariah Lembah lembut
18. Dzihni Pemahamanku - Pengertianku
19. Dzaibah Menghalau
Huruf F
No. Nama Artinya
01. Fakhriyah Kebanggaan
02. Firyal Nama Putri kerajaan Mesir
03. Fadhilah Keutamaan - kemuliaan
04. Faiqoh Mengungguli
05. Fatimah Putri Rasulullah Saw
06. Faridah (1) Tunggal (2) Permata yang mahal
07. Fahimah Memahami
08. Farihah Gembira
09. Fairuz Permata
10. Fatinah Mengagumkan - Menarik perhatian
11. Fadiyah Menyelamatkan - tembusan
12. Fat-hiyah Pembukaan
13. Fitriyah Fitrah kemanusiaan
14. Fikriyah Pemikiran
15. Firdaus Nama Surga tertinggi
16. Fakhirah Kebanggaan
17. Fauziyah Kemenangan
18. Faadhilah Yang Mulia
19. Farah Kesenangan
20. Fatin Mengagumkan - Menarik perhatian
21. Faizah Menang
22. Farhanah Bergembira - Senang
Huruf G
No. Nama Artinya
01. Ghina Kekayaan
02. Ghaida’ Berawan
03. Ghazalah Matahari waktu terbit
04. Ghalibah Menang
05. Ghanimah Penghasilan (kasab)
06. Ghusun Tangkai-tangkai pohon
07. Ghoniyyah Kaya
Huruf H
No. Nama Artinya
01. Hasna’ Cantik
02. Hasanah Kebaikan
03. Hashinah Benteng yang kuat
04. Hafidah (1) Pembantu (2) Cucu
05. Hafidhah (1) Pemelihara (2) Penghafal
06. Hanan (1) Kasihan (2) rezki (3) Berkah
07. Hafidhah Pemelihara
08. Hazimah Wanita yang sangat teliti
09. Hanunah Yang amat mengasihani
10. Humaira’ Yang berpipi merah
11. Habibah Kesayangan
12. Hakimah Arif bijaksana
13. Husniah Indah
14. Hafshah Istri Rasulullah Saw
15. Hanifah (1) Lurus (2) Muslimah yang teguh
16. Halimah Sabar dan berakal
17. Hamidah Selalu memuji Allah
18. Huriyah (1) Bermata elok (2) Pengikut setia
19. Hamamah Burung merpati
20. Husnul Khotimah Kesudahan yang baik
21. Hisanah Cantik
22. Halilah Wanita keluarga
23. Hawa’ Istri Nabi Adam As
24. Hulwah Manis
25. Hamidah Bertahmid
26. Husna Kebaikan
27. Halifah (1) Sangat dahaga (2) Berpinggang langsing
28. Hayat Kehidupan
29. Haifa’ Sangat dahaga
30. Hindun Sahabat Wanita
31. Hajar Istri Nabi Ibrahim As
32. Hibah Pelimpahan
33. Huda Petunjuk
34. Hilalah Bulan sabit
35. Hadiah Pemberian (hadiah) - Pemberi petunjuk
36. Hana’ Rezki tanpa kepayahan
37. Humaimah Nama perempuan
38. Huwaida Lemah lembut
39. Haniah Yang mengucap selamat
40. Haija’ Peperangan
41. Hailah Mengeruk tanah
42. Haibah Wibawa
43. Hauda’ Burung kasuari
44. Hidayah Petunjuk
45. Hajidah Senang shalat tahajjud
46. Hasibah Dari keturunan yang terhormat
Huruf I
No. Nama Artinya
01. Ibtisam Seyuman
02. Insyirah (1) Kegembiraan (2) Kelegaan hati
03. Izdihar Berkilau
04. Ibtihaj Kesenangan
05. Ikhtiar (1) Upaya dan Usaha (2) Pilihan
06. Iftinan (1) Mengagumkan (2) Menarik perhatian
07. Intishar Kemanangan
08. Ibtihal Mohon kepada Allah
09. Istiqomah Kelurusan - ketulusan
10. Iftikhar Kebanggaan
11. Irbah Pikiran tajam - Akal
12. Irtiyah Kesenangan
13. Is’aaf Pertolongan
14. In’aan Pemberian kenikmatan
15. Insaf Kesadaran
16. Ikbar Mengagumkan
17. Ikram Memuliakan
18. ‘Inayah Perlindungan
19. ‘Ismah Terhindar dari dosa
20. ‘Iffah Tahu harga diri
21. ‘Imarah Pembangunan - Kemakmuran
22. Iklil Mahkota
23. ‘Inan Tali kendali
24. Is’ad Yang membahagiakan
25. Imtinan Anugrah Ilahi
Huruf J
No. Nama Artinya
01. Jalilah Mulia - Agung
02. Jauharah Batu permata
03. Jamilah Cantik
04. Jauzah Kenari
05. Jihan Nama tokoh wanita
06. Juwairiyah Nama Wanita
07. Jinan Surga-surga
08. Juhainah Taman - Kebun
09. Jaudah Indah utama
10. Junnah Perisai
11. Jumanah Mutiara
12. Juhairah Nyaring - Lantang
13. Jauza’ Nama bintang
Huruf K
No. Nama Artinya
01. Kauthar Kenikmatan yang banyak
02. Kalilah Lemah
03. Karimah Mulia
04. Kamilah Sempurna
05. Kamilia Pepohonan yang selalu hijau
06. Kadhimah Yang dapat menahan diri
07. Kawakib Bintang-bintang
08. Khansa’ Seorang pejuang Muslimah
09. Khairunnisa’ Sebaik-baik wanita
10. Khalifah Pengganti
11. Khalidah Langgeng
12. Khairiyah Kebaikan
13. Khayyirah Baik hati
14. Khuzaimah Tali kendali
15. Khadijah Istri Rasulullah Saw
16. Khalilah Kesayangan
17. Khotimah Penutup - Pengakhiran
18. Khotibah Ahli pidato
19. Khaulah (1) Sahabat Wanita terkenal (2) Rusa betina
20. Khalishah Murni
21. Khulaidah Langgeng
22. Khalda’ Langgeng
23. Khaizuran Rotan
24. Khazinah Harta yang tersimpan
25. Kharidah (1) Anak gadis (2) Mutiara yang belum dilubangi
Huruf L
No. Nama Artinya
01. Labibah Sehat akal dan cerdik
02. Lathifah Lemah lembut
03. Luthfiyah Lemah lembut
04. Lubna Buah kenitu
05. Laimun Buah jeruk yang manis
06. Laela Malam yang gelap
07. Lujmah Bukit yang datar
08. Luqyana Perjumpaan kita
09. Lu’lu’ Permata - Mutiara
10. Layanah Kehalusan - Kelemasan
11. Lam’aa’ Berkilau
12. Lum’ah Kilauan
Huruf M
No. Nama Artinya
01. Maisun Berwajah dan bertubuh cantik
02. Muthi’ah Taat
03. Maimunah Yang diberkahi Allah
04. Mudrikah Dapat memahami
05. Maisaroh Ketenangan
06. Mariah Istri Rasulullah Saw
07. Mahiroh Pandai - cakap
08. Mahbubah Disenangi - dicintai
09. Maqbulah Diterima permintaannya
10. Muniroh Bercahaya
11. Mawaddah Cinta kasih
12. Mudhiah Menyinari
13. Mahdiyah Yang mendapat hidayah
14. Majidah Mulia
15. Maryam Ibunda nabi Isa As
16. Muna Cita-cita
17. Mu’minah Beriman
18. Muslimah Beragama Islam
19. Mardhiyah Mendapat keridhoan Allah
20. Malihah Cantik
21. Mani’ah Mulia - Kuat
22. Mu’nisah Teman yang menyenangkan
23. Marwa Berhati-hati dalam memikirkan
24. Ma’shumah Bebas dari dosa
25. Masarrah Kesenangan
26. Muznah Berdandan bagus
27. Maryana Nama Orang
28. Maghfirah Pengampunan
29. Muazarah Bantuan - Pertolongan
30. Muhajirah Yang berhijrah
31. Munifah Kedudukan yang tinggi - menonjol
32. Mufidah Memberi manfaat
33. Masiikah Nama wanita sahabat nabi
34. Maknunah Menutup muka karena malu
35. Munibah Berinabah (Taubat)
36. Mustajabah Terkabul Do’anya
37. Mumtaz Istimewa
38. Muthmainnah Tenang - Tentram
39. Maimanah Keberkahan
40. Marwah Bukit Marwah di Masjidilharam
41. Mahfudhah Terpelihara
42. Mukhbitah Tunduk patuh
43. Masyithoh (1) Penyisir rambut (2) Yang mati syahid oleh
Firaun
44. Muqsithoh Yang berbuat adil
Huruf N
No. Nama Artinya
01. Nibras (1) Pelita (2) Pemberani (3) Ujung Tombak
02. Nabighah Kenamaan - Besar - Mulia
03. Nisrina Bunga mawar putih
04. Nailah Yang suka memberi
05. Najibah Bernilai - Mulia - Utama
06. Nabilah Cerdik - Mahir
07. Nazihah Bersih dari noda
08. Nasmah Angin sepai sepoi
09. Maimah Kenikmatan
10. Naurah Bunga
11. Nabihah Cerdik - Mulia
12. Najwa Berbisik-bisikan
13. Nadiah Awal mula sesuatu
14. Naifah Kedudukan tinggi
15. Nikmah Kenikmatan
16. Nada Embun
17. Najah Keselamatan
18. Nadirah Jarang
19. Nafilah Ibadah tambahan
20. Nurjannah Cahaya surga
21. Naimah Halus - Lunak
22. Naqiyyah Jernih
23. Nida’ Seruan
24. Nihal Minum dari sumber air
25. Na’amah Burung unta
26. Nardin Bunga Nardin
27. Nadhifah Bersih
28. Naflah Bunga Matahari
29. Najiah Selamat
30. Nadimah Teman akrab
31. Najmah Bintang
32. Nahiyyah Larangan
33. Narjis Bunga Narjis
34. Nuzhah Rekreasi
35. Nawal Memperoleh sesuatu
36. Najdah Bantuan
37. Nur Cahaya
38. Nafi’ah Bermanfaat
39. Nawad Awal mula dari sesuatu
40. Nur Aini Cahaya mataku
41. Nasyiah Perkembangan
42. Najla’ (1) yang bermata elok (2) Yang baik keturunannya
43. Nud-ah (1)Pelangi (2) cahaya matahari ketika terbit atau
terbenam
44. Nahiyah Pelaksana larangan (pencegah)
45. Nashiroh Penolong kaum lemah
Huruf Q
No. Nama Artinya
01. Qonitah (1) Taat - Berbakti (2) Shalat lama berdiri
02. Qoni’ah Merasa puas dan rela
03. Qatrunnada Tetesan embun
04. Qurratu’ain Sedap dipandang mata
05. Qoidah Pemimpin
06. Qoriah Pembaca
07. Qomar Bulan
08. Qomariah Berdasar bulan
09. Qoribah Dekat
10. Qorirah Pandangan yang sejuk
11. Qosamah Keindahan dan kecantikan
Huruf R
No. Nama Artinya
01. Raja’ Harapan
02. Rasanah Tempat pemberhentian - Halte
03. Roidah Pemimpin
04. Rosyiqoh Bentuk tubuh yang indah
05. Ruqayah (1) Kemajuan (2) nama Putri Nabi Saw
06. Raihanah Tanaman yang harum baunya
07. Rodhiyah Ridho
08. Robi’ah Yang keempat
09. Rahmah Kasih sayang
10. Rahimah Kasih sayang
11. Rudainah Yang memintal benang
12. Rasyidah Mendapat Petunjuk
13. Rozinah Serius dalam perilaku
14. Ramlah Tokoh sahabat wanita
15. Rojihah Mantap timbangannya
16. Rofi’ah Derajatnya tinggi
17. Rifa’ Setuju - Mufakat
18. Ruwaidah (1) Berhati-hati (2) Perlahan-lahan
19. Ramziyah Isyarat
20. Rofifah Berahlak baik
21. Rohifah Tipis
22. Rif’at Tinggi Martabatnya
23. Rosyadah Petunjuk jalan lurus
24. Rusydah Petunjuk jalan lurus
25. Rohidah Lembut
26. Rohadatul ‘Aisy Kemakmuran Hidup
27. Rofidah Papan atap - Pemberi pertolongan
28. Romizah Orang yang terhormat
29. Rihab Luas dan lebar
30. Roqiqoh Lembut
31. Raniah Mempesona
32. Rojiyyah Yang diharapkan
33. Rosmiyah Secara resmi
34. Raqwan Kemajuan
35. Rannan Gemerincing
36. Raudhah Taman
37. Rifdah Pemberi pertolongan
38. Roiqoh Bening - Murni
39. Rofilah Anggun - Mewah
40. Roninah Gemerincing
41. Riham Hujan Gerimis yang berkepanjangan
Huruf S
No. Nama Artinya
01. Su’da Bahagia
02. Saarah Istri Nabi Ibrahim As
03. Sukainah Tenang - tentram
04. Sakinah Ketenangan - ketentraman
05. Sulaimah Selamat
06. Salimah Selamat
07. Samirah Teman ngobrol
08. Sausan Bunga Lili
09. Slamah Keselamatan
10. Suhaimah Keberuntungan
11. Samihah Lemah lembut
12. Sabikah Wanita sahabat Nabi Saw
13. Sirin Wanita sahabat Nabi Saw
14. Su’ad Bahagia
15. Salma Selamat
16. Siham Anak panah
17. Suhailah (1) Mudah (2) Suka mengalah
18. Saidah Berbahagia
19. Sa’adah Kebahagian
20. Safinatun Najah Kapal Penyelamat
21. Saninah Promosi - Kenaikan tingkat
22. Sana’ Kenaikan Tingkat derajat
23. Sajidah Bersujud
24. Salwa Burung puyuh
25. Sulthanah Penguasa Wanita
26. Sunniyah Penganut ahlussunnah
27. Samiyah Kedudukan Tinggi
28. Sayyidah Pemimpin
29. Sumayyah Kebanggaan
30. Safanah (1) Membuat kapal (2) Angin agak keras
31. Sundus Sutra
32. Sa’diyah Berbahagia
33. Sadidah Jitu - Tepat sasaran - Benar
34. Sunbulah (1)Nama Bintang (2) Tangkai yang berbuah
35. Salsabila Mata air disurga
36. Satirah Wanita yang menutup-nutupi aib dan dosanya
37. Saifanah Lenjang seperti pedang terhunus
38. Syarifah Mulia
39. Syifa’ Penawar - Penyembuh
40. Syu’lah Pelita - Obor
41. Syafiyah Sembuh sehat
42. Syafiqoh Belas kasih
43. Syadiyah (1) Pandai menyanyi (2) Menyamakan
44. Syirin Nama wanita dahulu
45. Syamiyah Tahi lalat pada wajah
46. Syahidah Mati syahid
47. Syukriyah Bersyukur
48. Syakirah Mensyukuri
49. Syauqiyah Rindu
50. Syaikhoh (1) Gelar Kehormatan (2) Lanjut Usia
51. Syam’ah Lilin
52. Syamsiyah Berdasar hitungan matahari
53. Syahrazad Nama wanita dahulu
54. Syakurah Mensyukuri
55. Sya’irah (1) Pandai Menyusun Syair (2) Perasa
56. Syahirah Terkenal - Ternama
57. Sholehah Baik
58. Shoba Berkelakuan anak muda
59. Shidqiyah Benar - jujur
60. Shiddiqah Membenarkan
61. Shodiqoh Benar - jujur
62. Shofiyyah Kawan tulus ikhlas
63. Shofiyah Jernih
64. Shobiroh Bersabar
65. Shubhiyah Pagi
66. Shofa’ Kejernihan
67. Shofa Bukit Sofa di Masjidilharam
68. Shofwah Keiklasan dalam cinta
69. Shofhah (1) Pemaafan (2) Halaman buku
70. Shoda Gema
72. Shobah Pagi hari
73. Shifwah Sahabat yang akrab
74. Shohwah Kebangkitan
75. Shohwatul Islam Kebangkitan Islam
Huruf T
No. Nama Artinya
01. Taibah Yang bertaubat
02. Tahiyyah Kehormatan
03. Taqiyyah Bertaqwa
04. Tuhfah Hadiah
05. Tuffahati Buah apelku
06. Tamimah (1) Kuat (2) Tangkal (3) Jimat
07. Tuada Ketenangan
08. Tamamah Pelengkap - Penyempurna
09. Tahani Ucapan Selamat
10. Thoyyibah Baik
11. Thufailah Lembut dan halus
12. Thoi’ah Taat - Patuh
13. Thohiroh Bersih - Suci
14. Thowaf Tawaf mengelilingi Ka’bah
15. Thorfa’ Menepi
16. Tholiqoh Lancar (lidahnya) - Fasih
17. Thorifah Ucapan baru yang digemari
18. Thifal Lembut dan halus
19. Tsuraya Nama Bintang
20. Tsumamah Nama wanita
21. Tsarwah Kekayaan
22. Tsamarah Buah
22. Tsana Pujian
23. Tsawab Pahala
Huruf U
No. Nama Artinya
01. Umamah Cucu Rasulullah Saw. dari zainab
02. Ummu Kultsum Putri Rasulullah Saw
03. Uzdah Ada unsur kelebihannya
04. Umaimah Dari kata Umumah (keibuan)
05. Umniati Cita-citaku
06. Ulfah Persahabatan
07. Umniah Cita-cita
08. ‘Umairah Nama wanita dahulu
09. ‘Ufairah Pemberani
10. ‘Unaizah Kambing betina
11. ‘Urwatul wutsqo Buhul tali yang kuat
12. Urjuwanah Pohon yang kemerah-merahan
warna merah merah yang indah
Huruf W
No. Nama Artinya
01. Widad Kasih sayang
02. Wafiyah Sempurna
03. Wafiyyah (1) Merpati (2) Sempurna - Lengkap
04. Wadi’ah Titipan
05. Wahidah Sendirian
06. Wardah Bunga mawar
07. Wasimah Rupawan
08. Wafa’ (1) Kesempurnaan (2) Merpati
09. Wiaam Harmonis
10. Wajihah Orang yang berkedudukan
11. Waziroh Menteri wanita
12. Wada’ah Lemah lembut
13. Wadhiah Yang bagus dan bersih
14. Washfa Yang punya sifat tertentu
15. Washifah Anak atau pelayan perempuan dibawah umur
16. Wasilah (1) Pendekatan diri kepada Allah (2) Kedudukan
dan pangkat
17. Wifaq Kerukunan0
Huruf Y
No. Nama Artinya
01. Yaqut Permata Yakut
02. Yasmin Bunga Yasmin
03. Yamamah Burung tekukur
04. Yumna kanan
05. Yasirah (1) Mudah (2) Sedikit
06. Yusriyah Mudah
Huruf Z
No. Nama Artinya
01. Zainab (1) Putri Rasulullah Saw (2) Pokok yang indah dan
wangi
02. Zahrah Bunga
03. Zahirah Berkilau
04. Zulal Tawar (air Tawar)
05. Zuhriyah Bunga
06. Zalfa’ Kulit mutiara
07. Zahiyah Elok
08. Za’imah Pemimpin
09. Zamzam Air Zamzam
10. Zahidah Rendah hati - tidak rakus dunia
11. Zakiyah (1) Tumbuh dengan baik (2) Bersih
12. Zarinah Nama wanita dahulu
13. Zubaidah Tokoh wanita kerajaan Abbasiyah
14. Zurarah Nama burung
15. Zaidah Suatu kelebihan
16. Zulfa Kedudukan yang dekat
17. Zaitun Buah Zaitun
18. Zanirah (1) Kecil dan lembut (2) tali
19. Zakhruf (1) Emas (2) Keindahan sesuatu
20. Zuhur Bunga-bunga

Januari 6th, 2009 oleh y4na

tentang-pernikahan.com - “Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.” (niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (QS. Al-Anfal {8} : 50).

“Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sambil berkata), “Keluarkanlah nyawamu !” Pada hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Alloh (perkataan) yang tidak benar dan kerena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya”. (Qs. Al- An’am : 93).

“Sakitnya sakaratul maut itu, kira-kira tiga ratus kali sakitnya dipukul pedang”. (H.R. Ibnu Abu Dunya).

Cara Malaikat Izrail mencabut nyawa tergantung dari amal perbuatan orang yang bersangkutan, bila orang yang akan meninggal dunia itu durhaka kepada Alloh, maka Malaikat Izrail mencabut nyawa secara kasar. Sebaliknya, bila terhadap orang yang soleh, cara mencabutnya dengan lemah lembut dan dengan hati-hati. Namun demikian peristiwa terpisahnya nyawa dengan raga tetap teramat menyakitkan.

Di dalam kisah Nabi Idris a.s, beliau adalah seorang ahli ibadah, kuat mengerjakan sholat sampai puluhan raka’at dalam sehari semalam dan selalu berzikir di dalam kesibukannya sehari-hari. Catatan amal Nabi Idris a.s yang sedemikian banyak, setiap malam naik ke langit. Hal itulah yang sangat menarik perhatian Malaikat Maut, Izrail. Maka bermohonlah ia kepada Alloh Swt agar di perkenankan mengunjungi Nabi Idris a.s. di dunia. Alloh Swt, mengabulkan permohonan Malaikat Izrail, maka turunlah ia ke dunia dengan menjelma sebagai seorang lelaki tampan, dan bertamu kerumah Nabi Idris.

“Assalamu’alaikum, yaa Nabi Alloh”. Salam Malaikat Izrail,
“Wa’alaikum salam wa rahmatulloh”. Jawab Nabi Idris a.s.
Beliau sama sekali tidak mengetahui, bahwa lelaki yang bertamu ke rumahnya itu adalah Malaikat Izrail.

Seperti tamu yang lain, Nabi Idris a.s. melayani Malaikat Izrail, dan ketika tiba saat berbuka puasa, Nabi Idris a.s. mengajaknya makan bersama, namun di tolak oleh Malaikat Izrail. Selesai berbuka puasa, seperti biasanya, Nabi Idris a.s mengkhususkan waktunya “menghadap”. Alloh sampai keesokan harinya. Semua itu tidak lepas dari perhatian Malaikat Izrail. Juga ketika Nabi Idris terus-menerus berzikir dalam melakukan kesibukan sehari-harinya, dan hanya berbicara yang baik-baik saja. Pada suatu hari yang cerah, Nabi Idris a.s mengajak jalan-jalan “tamunya” itu ke sebuah perkebunan di mana pohon-pohonnya sedang berbuah, ranum dan menggiurkan.

“Izinkanlah saya memetik buah-buahan ini untuk kita”. pinta Malaikat Izrail (menguji Nabi Idris a.s).
“Subhanalloh, (Maha Suci Alloh)” kata Nabi Idris a.s.
“Kenapa ?” Malaikat Izrail pura-pura terkejut.
“Buah-buahan ini bukan milik kita”. Ungkap Nabi Idris a.s. Kemudian Beliau berkata: “Semalam anda menolak makanan yang halal, kini anda menginginkan makanan yang haram”.

Malaikat Izrail tidak menjawab. Nabi Idris a.s perhatikan wajah tamunya yang tidak merasa bersalah. Diam-diam beliau penasaran tentang tamu yang belum dikenalnya itu. Siapakah gerangan ? pikir Nabi Idris a.s.

“Siapakah engkau sebenarnya ?” tanya Nabi Idris a.s.
Aku Malaikat Izrail”. Jawab Malaikat Izrail.
Nabi Idris a.s terkejut, hampir tak percaya, seketika tubuhnya bergetar tak berdaya.

“Apakah kedatanganmu untuk mencabut nyawaku ?” selidik Nabi Idris a.s serius.
“Tidak” Senyum Malaikat Izrail penuh hormat.
“Atas izin Alloh, aku sekedar berziarah kepadamu”. Jawab Malaikat Izrail.

Nabi Idris manggut-manggut, beberapa lama kemudian beliau hanya terdiam.

“Aku punya keinginan kepadamu”. Tutur Nabi Idris a.s
“Apa itu ? katakanlah !”. Jawab Malaikat Izrail.
“Kumohon engkau bersedia mencabut nyawaku sekarang. Lalu mintalah kepada Alloh SWT untuk menghidupkanku kembali, agar bertambah rasa takutku kepada-Nya dan meningkatkan amal ibadahku”. Pinta Nabi Idris a.s.

“Tanpa seizin Alloh, aku tak dapat melakukannya”, tolak Malaikat Izrail.

Pada saat itu pula Alloh SWT memerintahkan Malaikat Izrail agar mengabulkan permintaan Nabi Idris a.s. Dengan izin Alloh Malaikat Izrail segera mencabut nyawa Nabi Idris a.s. sesudah itu beliau wafat.

Malaikat Izrail menangis, memohonlah ia kepada Alloh SWT agar menghidupkan Nabi Idris a.s. kembali. Alloh mengabulkan permohonannya. Setelah dikabulkan Allah Nabi Idris a.s. hidup kembali.

“Bagaimanakah rasa mati itu, sahabatku ?” Tanya Malaikat Izrail.
“Seribu kali lebih sakit dari binatang hidup dikuliti”. Jawab Nabi Idris a.s.
“Caraku yang lemah lembut itu, baru kulakukan terhadapmu”. Kata Malaikat Izrail.

MasyaAlloh, lemah-lembutnya Malaikat Maut (Izrail) itu terhadap Nabi Idris a.s. Bagaimanakah jika sakaratul maut itu, datang kepada kita ?

Siapkah kita untuk menghadapinya ?